Penemuan Kutus-Kutus yang Membawa Berkah

Penemuan Kutus-Kutus yang Membawa Berkah
Di setiap masalah tentu tersedia jalur keluarnya. Itu yang dialami Servasius Bambang Pranoto didalam sistem pencariannya, sang penemu minyak kutus-kutus. Ketika itu, Bambang mengalami kecelakaan dan berakhir bersama dengan lumpuhnya kedua kaki. Tidak berputus asa, dia tambah berhasil menciptakan ramuan ajaib yang dinamakan kutus-kutus.
Ramuan itu ternyata mampu mengembalikan fungsi kakinya layaknya sedia kala. Tercipta berasal dari lebih dari satu tanaman obat dan bahan lainnya, kutus-kutus awal mulanya tidak diniatkan untuk dijadikan komoditas. Khasiat kutus-kutus sendiri tak sekedar mampu untuk membuat sembuh kelumpuhan, minyak ini termasuk berkhasiat untuk menngobati penyakit
Awalnya Bambang hanya membagikannya kepada teman-temannya yang sakit. Tetapi siapa sangka ternyata teman-temannya yang mengalami sakit termasuk merasakan khasiat yang sama. Berangsur-angsur penyakit yang diderita hilang dan selanjutnya mampu sehat layaknya sedia kala.
Alhasil minyak yang berawal berasal dari sistem meditasi Bambang di Gianyar, Bali itu sekarang jadi minyak yang banyak dicari oleh masyarakat. Bambang sendiri telah menjualnya ke bermacam kalangan bersama dengan harga menjual yang telah meraih ratusan ribu rupiah khasiat minyak kutus kutus .
Khasiat ramuan ini termasuk terbukti ampuh untuk membuat sembuh sakit kepala, stroke dan penyakit lainnya lho. Maka tak aneh jika produksi minyak ini termasuk mampu meraih jutaan botol. Mau mengetahui lebih teliti mengenai kutus-kutus, lihat yuk!
(Baca juga: Wow! Ilmuwan di Inggris Klaim Bisa Meramal Kematian)
Sakit sampai lumpuh
Awal terciptanya minyak Kutus Kutus, tak lain gara-gara penyakit yang dialami Bambang. Pria asal Klaten, Jawa Tengah ini miliki kepribadian yang unik. Setelah resign berasal dari sebuah perusahaan di Belanda, ia pilih untuk mengimbuhkan seluruh hartanya sebagai warisan untuk istri dan anaknya agen minyak kutus kutus bayi .
Lalu ia pun memutuskan hijrah ke Gianyar, Bali agar mampu menghabiskan selagi lebih banyak untuk bermeditasi. Namun nahas, berjalan suatu moment mengenaskan pada dirinya tak lama setelah itu. Bambang terperosok ke didalam jurang selagi sedang melacak daun sayur kangkung di sawah untuk memasak.
Kecelakaan selanjutnya berakibat fatal. Ia tak mampu menggerakan kedua kakinya sampai mengetahui jika ternyata mengalami kelumpuhan. Meski demikian, Bambang justru tidak berputus asa. Ia mengalihkan rasa sakitnya selanjutnya bersama dengan teratur bermeditasi.
Sampai pada suatu waktu, Bambang terinspirasi untuk membuat obat penyakitnya sendiri. Dengan kemampuan yang seadanya, ia meracik sendiri bermacam tanaman obat dan lebih dari satu bahan lain.
(Baca juga: Cegah Air jadi Barang Langka bersama dengan 5 Cara Bijak Menggunakannya)
Konsep Minyak Kutus Kutus
Asal muasal nama Kutus Kutus diperolehnya dikala berada di Pura Tampak Siring. ‘Kutus Kutus’ berarti 88 didalam bhs Bali. Kebetulan menurut dunia penyembuhan, angka 8 mewakili arti pengobatan tanpa batas.
Konsep minyak Kutus Kutus lebih mengutamakan self healing. Tubuh manusia dipercaya miliki daya atau ‘chi-prana’. Energi ini berguna untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan sistem metabolisme tubuh, meningkatkan kerja organ, memperlancar sirkulasi darah, enzim dan hormon, memperkuat sistem imunitas tubuh, menghangatkan dan menyesuaikan panas tubuh.
Jika mendapat rangsangan baik, maka bersama dengan sendirinya mampu membuat sembuh penyakit secara alami. Pada minyak Kutus Kutus, rangsangan baik selanjutnya mampu diperoleh lewat 49 tipe bahan tanaman obat, dimana seluruh bahannya adalah berasal berasal dari rempah asli Indonesia.
Karena dibuat tanpa bahan kima dan unsur hewani tertentu, seluruh orang mampu menggunakan minyak ini. Mulai berasal dari bayi, anak-anak, dewasa, sampai lansia. Cara menggunakannya cukup dibalur atau digosok seara merata ke bagian tubuh yang dirasa sakit.
(Baca juga: Mengenal Down Syndrome Pada Anak)
Produksi 1 juta botol per bulan
Minyak Kutus Kutus terasa diperdagangkan secara komersial sejak 2013. Meski umurnya baru lima tahun, tapi bisnis minyak herbal ini tetap berkembang bersama dengan cepat. Penjualannya tetap meningkat berasal dari selagi ke waktu. Bahkan kuantitas re-sellernya telah meraih 3.000 se-Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *